Bansos Pangan Rp11,92 Triliun untuk Perkuat Daya Beli
Melengkapi paket stimulus transportasi, pemerintah memberikan perhatian khusus pada ketahanan pangan rumah tangga. Bantuan sosial (bansos) pangan akan disalurkan kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori kelompok desil 1-4.
Total anggaran yang disiapkan untuk pos bantuan ini mencapai Rp11,92 triliun. Bantuan yang diberikan berupa:
- Beras 10 kg per bulan.
- Minyak goreng 2 liter per bulan.
Bantuan ini akan diberikan sekaligus untuk periode dua bulan (rapel), sehingga masyarakat memiliki stok pangan yang cukup selama menjalani ibadah Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. Intervensi ini diharapkan mampu meredam dampak fluktuasi harga bahan pokok di pasar yang biasanya mengalami gejolak di masa hari raya.
Upaya Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Paket Stimulus Ekonomi I-2026 ini menunjukkan upaya pemerintah untuk hadir secara langsung dalam menjaga stabilitas makro dan mikro ekonomi. Melalui diskon transportasi, pemerintah berupaya memastikan mobilitas warga tetap lancar tanpa membebani inflasi sektor transportasi.
Di sisi lain, bantuan pangan masif menjadi instrumen penting agar masyarakat kelas bawah tetap memiliki daya beli yang kuat di tengah potensi kenaikan permintaan barang kebutuhan pokok. Efektivitas kebijakan ini nantinya akan sangat bergantung pada pengawasan di lapangan, terutama dalam memastikan kuota diskon tiket benar-benar terserap oleh masyarakat dan bantuan pangan tersalurkan tepat sasaran.
Masyarakat diimbau untuk memantau kanal resmi kementerian terkait untuk mekanisme teknis pemesanan tiket dengan tarif diskon tersebut agar tidak tertinggal oleh kuota yang disediakan.
Informasi Penting untuk Pembaca:
- Periode Mudik: Pastikan cek kembali tanggal keberangkatan karena tiap moda memiliki rentang waktu diskon yang berbeda.
- Tiket Pesawat: Diskon khusus untuk kelas ekonomi jalur domestik.
- Bansos: Penyaluran dilakukan melalui data terpadu kesejahteraan sosial untuk kelompok desil 1-4.











